Gejala Kanker Serviks dan Cara Pencegahannya


Gejala Kanker Serviks dan Cara Pencegahannya
Kanker Serviks adalah kanker yang muncul di sekitaran rahim seorang wanita. Leher rahim memiliki fungsi sebagai pintu masuk menuju liang vagina. Semua wanita memiliki resiko terkena kanker serviks. Namun penyakit ini cenderung memiliki pengaruh terhadap wanita yang aktif secara seksualnya.

Di tahap awal kanker serviks biasanya tidak memilki gejala apapun. Namun gejala kanker serviks umumnya terjadi dengan adanya pendarahan di vagina setelah berhubungan badan di luar masa menstruasi. Meski terjadi pendarahan belum tentu anda mengidap kanker serviks, untuk memastikan gejala ini anda harus mendatangi dokter spesialis kanker.

Kanker Serviks sendiri dimulai ketika sel sehat mengalami mutasi secara genetik atau perubahan terhadap DNA. Mutasi genetik ini mengubah sel yang mula – mula normal menjadi abnormal. Dan yang sehat tumbuh serta berkembang biak dalam kecepatan tertentu. Sedangkan sel kanker yang sudah tumbuh ini berkembang biak tanpa kendali.

Jumlah sel abnormal yang jumlahnya terus bertambah ini membentuk jaringan tumor. Sel kanker yang sudah muncul akan menyerang jaringan disekitarnya dan melepaskan diri dari lokasi di mana ia tumbuh sehingga nantinya ia akan menyebar di wilayah tubuh yang lain, proses yang satu ini disebut dengan proses metasis.

Penyebab Kanker Serviks :

Kanker Serviks Akibat HPV

Ada beberapa faktor serta risiko perempuan terjangkit kanker servikl dan penelitian juga mengungkapkan bahwa 99,7 % kanker serviks yang terjadi pada wanita ini disebabkan oleh virus HPV. Virus HPV umumnya tersebar ketika hubungan seksual berlangsung dimana ada kontak langsung antar kulit kelamin pasangan. Beberapa HPV ini dapat menyebabkan kutil di alat kelamin penderita, jika hanya kutil saja tidak akan menyebabkan kanker serviks.

Namun ada 15 HPV yang memiliki potensi menjadi kanker serviks salah satunya aialah HPV 16 dan HPV 18. Kedua HPV ini merupakan penyebab kanker serviks yang sering terjadi pada wanita. Jenis HPV yang memiliki resiko tinggi dianggap memilki kandungan materi genetik yang mana dapat dipindahkan melalui sel virus ke sel leher rahim si wanita. Materi inilah yang nantinya dapat mengganggu kinerja sel dan akhirnya sel serviks ini berkembang biak secara lepas. Proses ini merupakan penyebab munculnya tumor dan di kemudian hari berubah menjadi kanker serviks.

Belum ada obat yang dapat menangani untuk menyembuhkan infeksi virus HPV. Virus yang satu ini tetap ada dalam tubuh penderita meskipunia tidak terjangkit kanker serviks. Namun kebanyakan infeksi HPV dapat menghilang tanpa adanya penangan dalam kurun waktu 2 tahun jika anda memiliki gen dan hormon yang baik dan memungkinkan untuk sembuh.

Sebagai langkah antisipasi terhadap kanker serviks, setiap wanita harusnya mengetahui gejala kanker servicks sehingga ia tahu deteksi kanker secara dini. Untuk kesehatan diharapkan para wanita juga memperoleh vaksinasi HPV sebagai langkah pencegahan tertular virus penyebab kanker.

Faktor Penyebab Kanker Seviks

Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker serviks :
  1. Aktivitas seksual secara diniMelakukan aktivitas seksual secara dini dapat meningkatkan resiko terkena infeksi HPV
  2. Berganti – ganti pasangan seksual Ketika anda sering berhubungan seksual dengan banyak orang dapat meningkatkan risiko terkena infeksi virus HPV.
  3. Merokok - Wanita yang merokok memiliki risiko dua kali lipat memiliki penyakit kanker serviks. Sebab ketika merokok ia terpapar dengan bahan kimia dari tembakau yang nantinya muncul di leher rahim.
  4. Sistem imun yang lemah -Kondisi ini dapat disebabkan oleh konsumsi obat tertentu seperti imunosupresan yang mana digunakan oleh penderita agar tubunya tidak menolak donor organ dari orang lain atau karena ia terkena HIV atau AIDS.
  5. Melahirkan anak - Semaikn banyak anak yang dilahirkan oleh seorang wanita maka risiko terkena kanker serviks akan tinggi. Wanita yang mempunyai dua anak mendapatkan risiko dua kali terkena virus kanker serviks dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah memiliki anak atau melahirkan anak. Diperkirakan jika perubahan hormon ketika hamil ini menjadi penyebab leher rahim rentan terkena virus HPV.
Cara Penyebaran Kanker Serviks :

Jika kanker serviks ini tidak segera didiagnosis dan ditangani maka secara perlahan sel kanker akan keluar dari leher rahim lalu menyebar ke organ dan jaringan yang ada di sekitarnya. Kanker serviks ini dapat menyebar ke vagina dan juga otot yang menopang tulang panggul anda. Selain itu sel kanker juga dapat menyebar di bagian tubuh atas. Kondisi seperti ini dapat menghalangi saluran yang mengalir di ginjal ke kandung kemih atau ureter.

Kanker dapat menyebar di kandung kemih dan rektum yana mana nantinya dapat menyebar ke hati, paru – paru dan tulang. Sel kanker juga dapat menyebar dengan cepat ke sistem limfatik yang ada disaluran nodus dan sulura yang menjalar di tubuh penderita dengan cara yang sama seperti sistem peredaran darah dalam tubuh.

Nodus limfa menghasilkan sangat banyak sekali sel khusus yang nantinya dibutuhkan oleh sistem kekebalan tubuh. Jika anda sudah terinfeksi oleh nodus di bagian leher atau ketiak nantinya bagian yang terkena akan membengkak. Dalam beberapa kasus kanker serviks stadium awal nodus limfa yang dekat di leher rahim ini memiliki kandungan sel kanker serviks. Dan dalam kasus kanker serviks stadium akhir nodus limfa yang ada di dada dan juga di bagian perut ini dapat terinfeksi oleh kanker.

Cara Pencegahan Kanker Servick :

Cek Melalui Pap Smear

Anda dapat melakukan screening atau pap smear khusus kanker serviks untuk mendeteksi adanya sel –sel yang nantinya berpotensi menjadi kanker. Pap smear leher ini bukan tes untuk kanker namun tes ini hanya untuk melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan sel –sel di leher rahim. Anda dihimbau melakukan tes pap smear ini secara rutin, terutama bagi anda yang saat ini berusia 25 – 49 disarankan untuk melakukan tes tiap tiga tahun sekali dengan teratur. Dan bagi wanita yang saat ini berusia 50 – 64 tahun disarankan untuk melakukan tes pap smear lima tahun sekali.

Cara Melalui Vaksinasi HPV

Vaksinasi jenis HPV ini dapat melindungi wanita dari infeski virus utama yang menyebabkan kanker serviks. Vaksin dapat bekerja secara efektif ketika diberikan kepada gadis yang bekum aktif secara seksual. Meski vaksin ini dapat mengurangi risiko terkena kanker serviks namun vaksin ini tidak menjamin anda terbebas dari serangan kanker serviks. Maka dari itu anda disarankan melakukan pap smear rutin meski anda sudah mendapatkan vaksin. Selain itu melakukan pencegahan kanker ini dapat anda terapkan dengan menjauhi rokok.

Demikian artikel yang berjudul Gejala Kanker Serviks dan Cara Pencegahannya. Semoga dengan adanya artikel yang saya tulis ini anda menjadi tahu bagaimana cara mencegah kanker serviks serta mengetahui gejala kanker serviks dengan baik.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Gejala Kanker Serviks dan Cara Pencegahannya"

Posting Komentar

> KOMENTAR SPAM & LINK AKTIF TIDAK AKAN DITAMPILKAN

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel